
Widang,– Dalam upaya membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keterampilan kejuruan, tetapi juga memiliki landasan spiritual dan akhlak yang kuat, SMK Ma’arif Nur Ridho Widang secara konsisten menyelenggarakan kegiatan Maulidurrosul dan Istighatsah rutin setiap bulan.
Kegiatan keagamaan yang dilaksanakan pada pekan pertama setiap bulan ini menjadi salah satu agenda pembinaan karakter dan spiritualitas bagi seluruh peserta didik. Kegiatan tersebut diasuh dan dibimbing secara langsung oleh Ketua Yayasan Fathullah Ainur Rahmah, Ustadz Muhammad Maksum, S.Pd.
Suasana religius dan penuh kekhusyukan tampak dalam pelaksanaan kegiatan. Para peserta didik mengikuti rangkaian kegiatan dengan duduk bersama, melantunkan selawat, serta memanjatkan doa melalui istighatsah. Momentum ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran spiritual yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk lebih dekat dengan nilai-nilai keislaman.
Bagi SMK Ma’arif Nur Ridho Widang, kegiatan Maulidurrosul dan Istighatsah bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bagian penting dari pendidikan karakter yang terus ditanamkan di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, peserta didik diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, membiasakan diri untuk berdoa, memperkuat keimanan, serta membangun sikap rendah hati dan berakhlakul karimah.
Pembinaan yang dilakukan secara langsung oleh Ketua Yayasan juga menjadi wujud sinergi antara yayasan dan lembaga pendidikan dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian kompetensi keahlian, tetapi juga memperhatikan pembentukan kepribadian dan spiritualitas peserta didik.
Kegiatan rutin ini diharapkan dapat menjadi pembiasaan positif yang tertanam dalam kehidupan sehari-hari, baik selama berada di lingkungan sekolah maupun ketika peserta didik kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
Melalui istiqamah dalam menyelenggarakan Maulidurrosul dan Istighatsah, SMK Ma’arif Nur Ridho Widang terus berkomitmen mencetak lulusan yang memiliki keseimbangan antara ilmu pengetahuan, keterampilan, dan akhlak mulia.
Sebab, keberhasilan pendidikan bukan hanya diukur dari seberapa tinggi ilmu dan keterampilan yang dikuasai, tetapi juga dari seberapa baik akhlak dan karakter yang tertanam dalam diri setiap peserta didik.
SMK Ma’arif Nur Ridho Widang – Siap Kerja, Siap Wirausaha, Siap Kuliah


